Beranda legenda Hanuman Akan Hadir Ketika Negara Ini Sedang Gaduh, Andakah Calon Karakternya?

Hanuman Akan Hadir Ketika Negara Ini Sedang Gaduh, Andakah Calon Karakternya?

0
2107

Hanuman Akan Hadir Ketika Negara Ini Sedang Gaduh, Andakah Calon Karakternya?

SejarahBudaya – Tokoh legendaris Hanoman, cukup membuat banyak orang hususnya Jawa,  menjadikannya sebagai karakter teladan dalam berprinsip.
Tokoh Hanoman yang dalam bahasa Sanskerta: हनुमान्;/Hanumān atau : हनुमत्; Hanumat, juga disebut sebagai Anoman, adalah salah satu dewa dalam kepercayaan agama Hindu, sekaligus tokoh protagonis dalam wiracarita Ramayana yang paling terkenal. Ia adalah seekor kera putih yang merupakan putera BataraBayu dan Anjani, keponakan dari Subali dan Sugriwa. 
Menurut kitab Serat Pedhalangan, tokoh Hanoman sebenarnya memang asli dari wiracarita Ramayana, namun dalam pengembangannya tokoh ini juga kadangkala muncul dalam serial Mahabharata, sehingga menjadi tokoh antar zaman. Di India, Hanoman dipuja sebagai dewa pelindung dan beberapa kuil di dedikasikan untuk memuja dirinya.
Dalam versi Jawa Hanuman, kerap dipercaya memiliki kepribadian seekor kera yang arif, pemberani dan sakti mandraguna.
Tak sedikit masyarakat Jawa hususnya menjadikan karakter Hanuman sebagai karakter pribadi. Golongan kejawen utamanya, mempercayai Kera Putih ini berada di sebuah gunung di perbatasan Jawa Timur, Jawa Tengah, tepatnya dipuncak Hargo Dumilah dan Kawah Condrodimuko Gunung Lawu.
Tak sedikit saksi mata yang pernah ditemui langsung oleh sosok gaib kera putih ini. Bahkan salah satu pelaku sepiritual yang telah mengaku 12 tahun berada di gunung lawu ini, pernah dihadiahi dan diajarkan langsung mantra dan makna Ilmu  “Sodo Lanang”, yang pada pamungkas ahirnya Ilmu itu bermanifestasi menjadi sebilah Keris dengan Dapur Kyai. Sodo Lanang. 
Dan dari cerita Mbok. Yem pada sejarah-budaya.com seorang wanita tua, pemilik warung dipuncak gunung Lawu, “Batara Hanuman akan muncul ditengah – tengah kegaduhan negara ini dengan menyusup pada orang yang dapat menjadi penengah pertikayan. Tentu dengan menyusup pada wadak yang memiliki  hati dan fikiran yang bening, dan berjiwa kesatria. 
Hanuman menyampaikan pesan itu melalui mimpi mbok.Yem, yang kala itu sedang melakukan sehari puasa sehari tidak (puasa Daud). Mimpi itu diterangkan mbok. Yem datang berturut-turut selama 7 hari, tepat di masa 4 tahun puasanya. 
Menurut mbok. Yem, dirinya belum tau persis makna mimpi tersebut, yang pasti dirinya berharap semoga hal itu menjadi pertanda baik untuk negara ini.
Baca Juga:  Curug Sawer Saksi Bisu Pajajaran dan Pakungwati Menerima Anugrah Sang Pencipta

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here