Nyawa Rangkap 9 Anugrah Tukang Sapu Masjid

0
880

Banyak cerita legendaris yang melekat pada masjid Ampel di Surabaya ini. Selain cerita Mbah Bolong yang bisa melihat Kakbah hanya dengan melubangi dinding pengimaman masjid tersebut, ada juga kisah Mbah Sholeh, tukang sapu masjid yang meninggal 9 kali. Hingga kini 9 makam dari satu orang (Mbah Soleh) yang terletak di sebelah timur Masjid Ampel itu, masih tetap ada menjadi saksi kewalian seorang tukang sapu masjid.

Nah kali ini, sejarah-budaya.com akan menceritakan kemuliaan dan anugrah kewalian Mbah. Soleh….!

Dikisahkan bahwa, selain sebagai santri Sunan Ampel yang taat dan setia, Mbah Sholeh merupakan santri yang rajin terutama dalam hal kebersihan areal masjid. Hal itu banyak diakui teman sesama santri dan juga Sunan Ampel, gurunya sendiri.

Hingga suatu hari ajal datang menjemput Mbah Sholeh. Jasadnya kemudian dimakamkan di latar masjid sebelah timur. Sepeninggal Mbah Sholeh, Sunan Ampel tak juga menemukan sosok pengganti yang bisa serajin Mbah Sholeh. Masjid jadi kurang terurus dan kotor. Saat itulah Sunan Ampel tiba-tiba ingat dengan Mbah Sholeh dan bergumam dalam hati. “Kalau Mbah Sholeh masih ada, masjid ini pasti bersih,” gumam Sunan Ampel.

Seketika itu tiba-tiba sosok serupa Mbah Sholeh muncul dan menjalankan rutinitas yang biasa dilakukan Mbah Sholeh, yakni membersihkan masjid. Tapi tak lama sosok itu meninggal lagi dan dimakamkan di samping makam Mbah Sholeh sebelumnya.

Peristiwa tersebut terulang hingga sembilan kali. Menurut cerita, Mbah Sholeh baru benar-benar meninggal setelah Sunan Ampel wafat. Setiap meninggal, Mbah Sholeh selalu dimakamkan di samping makam yang sebelumnya. Karena meninggal hingga 9 kali, maka makamnya yang ada di samping Masjid Ampel pun ada 9.

Baca Juga:  Masjid Ampel Replika Nusantar Dan Mekah

Hal ini membuktikan bahwa keto’atan seorang santri terhadap gurunya, mampu menjadikan insan dapat menjadi kekasih Allah dan memperoleh kelebihan diatas rata-rata manusia biasa. Wallahubissawab. (dats)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here