Beranda Kuliner Primadona Kuliner Nasi Karak Menjadi Pilihan Tepat, Kala Harga Beras Melambung

Primadona Kuliner Nasi Karak Menjadi Pilihan Tepat, Kala Harga Beras Melambung

0
1618

Nasi Karak kembali jadi primadona dan cukup ngetop diawal tahun 2018 seiring harga beras melambung tinggi, beberapa keluarga di negeri ini lebih memilih mengolah dan menkonsumsi nasi karak. Nasi ini dipilih karena selain harganya yang murah juga rasanya yang menggugah selera.

Terkait definisi nasi karak adalah nasi yang dikeringkan, dengan tujuan agar dapat diproses masak kembali untuk disantap ala pedesaan. Menurut info dari beberapa sumber, (boleh percaya boleh tidak) nama karak atau dengan nama lain Nasi Aking berasal dari nama penemunya, yaitu Amingwati. Pada awalnya nasi ini diberi nama Nasi Aming dan didaftarkan ke Badan pangan Sedunia, The Food and Agriculture Organization of the United Nations (FAO). Namun karena salah ketik, maklum jarak huruf M dan K berdekatan di keyboard komputer, maka huruf M berubah jadi huruf K sehingga yang tadinya mau dinamakan ‘Nasi Aming’, malah tertulis sebagai “Nasi Aking.”

Baca juga: kopi surga rasa narkoba

Nasi karak merupakan jenis makanan daur ulang dengan prinsip pembuatan nasi ini adalah proses daur ulang nasi yang sudah tidak terpakai alias nasi sisa. Membuat nasi aking sebenarnya gampang-gampang susah. Namun yang agak sulit adalah seni mengolahnya agar bisa menjadi makanan yang punya cita-rasa enak dan layak dimakan. (Itulah sebabnya judul artikel ini adalah cara membuat dan mengolah nasi aking)

Cara membuat nasi aking sebagai berikut:

  • Cari nasi sisa, sebaiknya nasi yang belum basi, apalagi berjamur.

  • Keringkan nasi tersebut dengan cara menjemurnya di bawah terik matahari (bisa juga menggunakan oven pengering). Jaga jangan sampai berjamur. Karena itu penulis mengatakan membuat nasi aking itu gampang-gampang susah.

  • Bila sudah kering dan mengeras seperti kerak nasi maka sudah bisa disebut sebagai nasi aking.

Cara mengolah nasi aking:

Bila Anda pandai mengolahnya, maka nasi aking dapat menjadi makanan yang lezat dan bergizi. Ada berbagai macam cara mengolah nasi aking agar siap dan layak disantap. Prinsipnya, pertama-tama kita perlu mengubah dulu nasi aking menjadi nasi biasa yang lunak. Caranya:

  • Campur nasi aking dengan air secukupnya

  • Rebus agar nasi aking berubah wujud menjadi nasi yang lunak. Untuk proses ini bisa juga memakai rice cooker

  • Tanak (kukus) nasi aking yang sudah lunak

  • Nasi (aking) siap disantap seperti nasi biasa, dengan tambahan lauk-pauk.

Nasi aking yang sudah lunak bisa diolah seperti mengolah nasi biasa. Bila Anda pandai mengolahnya, maka nasi aking tidak kalah dengan makanan lain. Beberapa model pengolahan nasi aking antara lain:

  1. Digoreng dengan kecap, jadi nasi goreng

  2. Digoreng dengan mencampurkan dengan kunyit tumbuk dicampur bawang merah dan bawang putih, jadi nasi goreng kuning.

  3. Nasi aking yang sudah dilunakkan dikukus dengan mencampurkan kelapa parut. Rakyat ‘ngatkin’ (sangat miskin) sering mencampur dengan ampas kelapa parut yang sudah diperas. Setelah itu ditanak kembali dan siap disantap.

  4. Nasi aking yang masih berbentuk kerak (karak) bisa juga diolah menjadi bubur aking. Caranya seperti membuat bubur nasi biasa. Nasi aking direbus dengan air yang agak banyak, lalu tambahkan bumbu-bumbu penyedap, ayam atau daging, dll. Rebus hingga lunak dan wangi.

Baca juga:ungkap rahasia tape kuning

Masa Depan Nasi Aking

Penulis memprediksi, di masa depan Nasi Aking ini akan semakin bertambah populer dan terus berkembang sehingga di nanti akan ada kalangan industri yang mengolah nasi aking secara profesional. Pada masa itu, produk-produk yang berhubungan dengan nasi aking tersedia di tempat-tempat yang lebih bergengsi, misalnya di restoran, super market dan mall. Di restoran dan mall, karena rasanya yang lezat, nasi aking diolah dalam banyak variasi menu yang disukai konsumen. Di super market dan toko-toko akan tersedia nasi aking instan seperti layaknya mie instan di zaman sekarang dengan berbagai rasa seperti Nasi Aking Rasa Kari Ayam, Nasi Aking Rasa Soto Ayam, Nasi Aking Rasa Rendang, Nasi Aking Balado, dan Nasi Aking Goreng. Pada masa itu produk-produk nasi aking instan akan diburu dan distok oleh masyarakat terutama orang-orang kaya, sedangkan orang-orang miskin mungkin kesulitan membeli nasi aking instan. (dats)

TIDAK ADA KOMENTAR

Tinggalkan Balasan