Hanya di Indonesia, Keberagaman Makna Kyai

0
1074

Makna Kyai bagi masyarakat Indonesia sangatlah beragam dimana sebutan Kyai dapat meliputi julukan dari seseorang, benda pusaka bahkan hewan. Kyai sendiri dapat diartikan sebagai yang sangat di hormati dan di sakralkan. Hingga saat ini, sebutan Kyai memang belum menemukan kejelasan tentang siapa kapan dan dimana kata tersebut berkembang.

Namun dari beberapa sumber yang sempat mengadakan penelitian, kata Kyai sendiri berasal murni dari leluhur Jawa. Pada mulanya sekitar abad ke 7, julukan Kyai sendiri di khususkan pada benda pusaka berupa keris oleh pande besi tertua yaitu mpu Supo. Hal ini merujuk pada nama keris ciptaannya yang bernama Kyai Nogo Pandito.

Seiring berjalannya waktu dan berkembangnya peradaban, kata Kyai mulai digunakan pada benda-benda, Seseorang bahkan hewan yang dianggap memiliki nilai spiritual tinggi.

Kyai bagi pemahaman Jawa merupakan sebutan untuk “yang dituakan ataupun dihormati” baik berupa orang, hewan ataupun barang.

Adapun dari beberapa contoh julukan terhadap orang antara lain, Kiai Haji Abdurrahman Wahid, Kyai Hasyim dan lain sebagainya.

Terhadap Pusaka, keris Kiai Joko Piturun, gamelan Kiai Gunturmadu, meriam Kyai Jalak.

Terhadap Hewan, contoh: kerbau Kiai Slamet, kuda Kyai Gagak Rimang, perkutut Kyai udan. Adapun terhadap Makhluk halus, contohnya Kiai Sapujagad (penunggu Gunung Merapi) dan lain sebagainya.

Sedang kata Kyai bagi masyarakat Banjar/Kalimantan adalah gelar bagi kepala distrik atau di Jawa disebut wedana, (bukan ulama). Gelar ini berasal dari nama jabatan menteri pada Kerajaan Banjar. Pemerintah Hindia Belanda lalu mengalihkan nama ini untuk nama jabatan kepala distrik untuk wilayah Kalimantan. Contohnya ialah Kiai Masdhulhak, seorang kiai yang meninggal dalam pemberontakan Hariang, Banua Lawas, Tabalong, tahun 1937.

Baca Juga:  Bekal Laddunni dan Gelap Ngampar Jendral Soedirman

Begitu beragamnya makna fungsi kata Kyai di Nusantara ini, hingga bangsa-bangsa lain yang berusaha memahami pasti merasa mendapat tantangan pengetahuan yang hasil akhirnya dapat menjadikan kebanggaan tersendiri. (dats)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here