Alasan Kaum Hawa Mendominan Menjadi Penghuni Neraka

0
1020

Dalam banyak pendapat yang tertuang pada sebuah karya tulisan dan dianggap sohih baik yang bersumber dari kitab hadist maupun Al-Quran, menyatakan pendapat tentang banyaknya kaum hawa menjadi penghuni neraka. Bahkan, hampir 80% dari jumlah keseluruhan diantara kaum Hawa tersebut, yang merasakan siksa neraka. Padahal jika dihitung secara global, penghuni terbesar dan terbanyak di dunia ini adalah wanita dan minoritas kaum Adam.

Walau demikian, tidak semua kaum hawa, menjadi penghuni neraka. Hanya mereka yang dapat menemukan kesadaran dan kembali ke jalan Allah lah yang dapat selamat dari siksa api neraka.

Kali ini, sejarah-budaya.com akan mengupas garis besar penyebab dan solusi atas keberadaan kaum Hawa di Neraka.

Dikutib dari kitab At-Tadzkirah, Al Qurthubi yang memberikan komentar tentang sedikitnya wanita yang menjadi penghuni surga dan banyak menjadi penghuni neraka.

Dia berkata, ”Sesungguhnya perempuan sedikit yang masuk surga karena mereka kalah dengan hawa nafsu dan lebih cenderung pada gemerlapnya dunia, disebabkan kurangnya akal mereka untuk meberikan perhatian pada akhirat. Mereka tidak mampu melakukan amalan akhirat dan kecenderungan pada dunia dan berhias diri untuknya.

Meskipun demikian mereka menjadi penyebab pokok berpalingnya para lelaki dari akhirat karena hawa nafsu dan kecenderungan kepada wanita. Kebanyakan wanita berpaling dari akhirat karena diri mereka sendiri yang mudah tertipu oleh bujuk rayu orang-orang yang berpaling dari agama serta sulit menerima seruan orang-orang yang bertakwa mengenai akhirat dan amalan-amalannya.”

Meskipun demikian, diantara mereka terdapat banyak wanita salehah yang melaksanakan ajaran Allah dan RasulNya dan yang demikian diantara merekalah yang masuk surga. Bahkan, banyak yang mendahului kaum pria karena keimanan dan amal saleh yang mereka lakukan. Sementara, orang-orang kafir , musyrik, munafik, baik laki-laki maupun perempuan semuanya masuk neraka.

Baca Juga:  Karomah Syekhona Kholil Bangkalan Dari Uang Karomah Hingga Kurungan Ayam

Sedangkan ahli Tauhid- dalam banyak hadist mengisyaratkan bahwa, banyak wanita di antara mereka yang menjadi penghuni neraka.

Dari Abu Said Khudri r.a. bahwa Nabi SAW bersabda,..” Wahai wanita sekalian bersedekahlah! Sesungguhnya aku melihat kalian, lebih banyak menjadi penghuni neraka.” Para wanita berkata, “Kenapa demikian, wahai Rasulullah?” Rasul menjawab, “Kalian banyak melaknat dan durhaka kepada suami . “ (HR Bukhari dan Muslim)

Dari Ibnu Abbas r.a. bahwa Nabi saw. Dalam khotbah salat gerhana bersabda, “Aku melihat neraka dan aku melihat penghuninya kebanyakan dari kaum perempuan.” (HR Bukhari dan Muslim)

Dari Utsamah bin Zaid r.a. bahwa Nabi saw. Bersabda, “ Aku berdiri di pintu neraka, ternyata kebanyakan orang yang masuk ke dalamnya adalah perempuan.” (HR Bukhari dan Muslim)

Hal ini bukan berarti berlaku pada semua perempuan yang beriman secara umum. Diantara perempuan yang beriman, ada yang mendapatkan tingkatan yang tinggi ketika melakukan amalan taat kepada Allah SWT. Allah SWT pun tidak menyia-nyiakan amal perbuatan seseorang, baik lelaki maupun perempuan dan telah mempersiapkan pahala yang besar bagi perempuan yang salehah.

“Maka Tuhan mereka memperkenankan permohonannya (dengan berfirman), “ sesungguhnya aku tidak menyia-nyiakan amalan bagi orang yang beramal di antara kamu, baik laki-laki maupun perempuan, karena sebagian kamu adalah (keturunan) dari sebagian yang lain (QS Ali Imran; 195)

Walau demikian, Allah SWT senantiasa memuji para wanita salehah dengan firmannya,

“Maka perempuan-perempuan yang saleh adalah mereka yang taat (kepada Allah) dan menjaga diri ketika (suaminya) tidak ada, karena Allah telah menjaga mereka (Qs. An Nisa: 34)

Demikian juga , Allah telah menyiapkan pahala besar bagi para wanita yang banyak berzikir kepada Allah yang menjaga diri dan taat dengan firmannya,

Baca Juga:  Tuntunan Ibadah Menyambut Gerhana Bulan Total Reminder 28 Juli 2018

Sungguh, laki-laki dan perempuan muslim, laki-laki dan perempuan mukmin , laki-laki dan perempuan yang taat dalam ketaatannnya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyuk , laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar (QS Al Ahzab: 35)

Ayat-ayat dalam Al qur’an pun menunjukkan bahwa sesungguhnya Allah tidak menganiaya sedikitpun dari mereka. Seseorang tidak menjadi berdosa karena dosa orang lain. Bagi perempuan yang beriman berusaha mendapatkan tempat, rumah dan kediaman di surga yang abadi disisi Allah SWT, agar menempuh jalan Tuhan yang lurus dan tidak menjadikan dunia sebagai tujuan utama karena dunia dan segala perhiasannya adalah fana, mudah hilang, dan tidak berharga. (dats)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here