Beranda Tokoh Gus Jakfar Pasuruan, Bermakom Jadab Namun Inspiratif

Gus Jakfar Pasuruan, Bermakom Jadab Namun Inspiratif

0
14615

Walau masih menjadi misteri, terkait siapa dan bagaimana Gus Ja’far Pasuruan, akan tetapi namanya mungkin sudah tidak asing lagi di telinga sebagian masyarakat Jawa Timur. Bahkan, nama dan laku khas nyentriknya, akhir-akhir ini sudah viral di dunia maya maupun nyata.

Tidak sedikit orang yang menganggapnya sebagai golongan orang berilmu tinggi karena berbagai keistimewaan yang dimilikinya. Bahkan, sebagian tokoh ulamak, ada yang menganggap Gus Jakfar bermakom Jadab. Namun sesuai dengan hukum alam yang berpasangan, banyak pula yang memicingkan mata, jika melihat Gus Jakfar dan menganggapnya berkelakuan aneh seperti orang gila.

Dengan usianya yang kini mencapai sekitar 40 tahunan, Gus Jakfar memang tidak seperti selayaknya gus (putra ulama) pada umumnya. Gayanya yang dominan nyeleneh, berambut gondrong acak acakan, bak seorang rocker dan selalu bertelanjang dada mengenakan celana pendek favoritnya.

Menurut kabar yang tersiar, Gus Jakfar sebenarnya merupakan anak terakhir dari seorang kyai pemilik pondok pesantren di Sambi Cilik, Gondang Wetan, Pasuruan, Jawa Timur.

Seperti yang dikutip warta bromo, menurut Elly (orang kepercayaan) Gus Javar mengatakan bahwa, banyak orang justru segan terhadap Gus Jakfar dan menganggapnya istimewa. Walaupun sedikit sekali orang yang dapat memahami segala tingkah dan perkataannya. Bahkan Elly yang bertahun-tahun menjadi asisten pribadi Gus Jakfar pun masih menerka-nerka terhadap maksud di balik setiap tindakan dan ucapan yang keluar dari mulutnya.

“Kalau orang awam ya pasti bingung sama gus. Bahkan, banyak yang menghina gus, tapi semakin dihina beliau malah semakin senang,” ungkapnya.

Elly mengungkapkan, jika Gus Jakfar yang jiwa seninya tinggi ini, pernah mengundang empat orkes dangdut sekaligus, dalam waktu bersamaan. Hal ini pun menjadi sorotan banyak masyarakat.

Baca Juga:  Kewalian Gus Huddi Malang, Senyap Dipermukaan

Menurut Elly, mungkin Gus Jakfar ingin menunjukkan pada banyak orang tentang penggambaran dunia yang sebenarnya, tentang berbagai jenis sifat dan watak manusia pada saat bersenang-senang di acara orkes dangdut.

Masih Elly, saat itu Gus Jakfar tengah membangun kolam di sebelah utara lapangan Gayam, Gondangwetan. Sebelumnya, Elly mengungkapkan, jika Gus Jakfar mungkin tak akan banyak bicara ketika diajak ngobrol.

Benar saja, ketika ditemui, Gus Jakfar benar-benar irit bicara. “ini semua takdir Tuhan,”ungkapnya, persis seperti yang selalu ia sampaikan di berbagai videonya.

Uniknya, kolam ikan berukuran sekitar 5×7 meter yang dibangun Gus Jakfar itu, hanya memanfaatkan bahan-bahan sederhana, bahkan ia mengambil air dari selokan yang penuh kotoran untuk adonan pasirnya.

“Banyak pesan-pesan tersirat yang ingin disampaikan Gus Jakfar melalui segala tutur dan tingkahnya, dan tidak semua paham dengan hal itu,” tutur Elly.

Gus Jakfar juga seringkali membawa keberkahan tersendiri untuk beberapa orang di sekitarnya. Salah satu orang yang mendapat keberkahan dari Gus Jakfar adalah Yulianto Agung.

Agung merupakan seseorang di balik bertebarnya video-video Gus Jakfar di berbagai linimasa terutama Youtube. Ia lah yang selama ini mengunggah berbagai video tentang Gus Jakfar.
Sejak beberapa bulan lalu, Agung dipercaya untuk merekam video saat Gus Jakfar melakukan berbagai kegiatan.

Hingga kini, ia telah meraup sebanyak 12.564 subscriber. “Untuk ukuran di Pasuruan, dengan subscriber segitu sudah bisa dikatakan lumayan,” tutur Agung.

Ia mengaku, rezeki yang ia dapatkan merupakan berkah dari Gus Jakfar. Betapa tidak, ia pernah dibayar Rp 10 juta untuk merekam sekaligus mengunggah video pada saat Gus Jakfar menyelenggarakan orkes dangdut di Lapangan Gayam, Gondangwetan, Pasuruan.

Baca Juga:  Rahasia Pesugihan Halal Dari Istiqomah Mengamalkan Sholawat

Selain itu, ia selalu diminta bantuan pada saat Gus Jakfar melancong ke berbagai tempat dan dibayar Rp 2,5 juta tiap kali melakukan pekerjaannya itu.

Namun, tak berarti Agung terhindar dari perundungan (bully-an) para warga net. Rundungan itu datang akibat pro dan kontra masyarakat, menyikapi ulah yang dapat dikatakan aneh Gus Jakfar. Berbagai komentar pedas terkadang dialamatkan padanya. Tapi, Agung tak gentar karena itu. Ia hanya menganggap itu merupakan rezeki yang diberikan Tuhan padanya.

Terlepas dari pro dan kontra yang ada, Gus Jakfar tetaplah Gus Jakfar dengan segala keistimewaan sekaligus kenyelenehannya yang menarik untuk diperbincangkan. (dats)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here