Sejarah KOWAD Yang Erat Hubungannya Dengan Hari Ibu

0
1107

Terbentuknya Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad), diilhami oleh hasil perjuangan segenap Pahlawan Wanita Indonesia yang ikut serta memperjuangkan kemerdekaan Indonesia dan usaha para pendahulu untuk meraih kemajuan bagi kaum wanita.

Berangkat dari ide Ahmad Yani Pada tahun 1959 untuk mendirikan Korps Wanita Angkatan Darat, akhirnya pada 1961 Mayor Mulyati merintis pendiriannya. Dalam hal ini, Asisten 3 personel Kasad Kolonel Dr. Sumarno juga menyampaikan gagasannya tentang penggunaan tenaga militer wanita untuk bidang-bidang penugasan tertentu yang membutuhkan ketelitian, ketekunan, kesabaran, dan sifat-sifat keibuan yang menjadi kodrat wanita untuk lebih mencapai afiliasi organisasi.

Dengan markas pelatihan pertama di Pasir Djati Lembang yang menjadi awal rekam sejarah Korps Wanita Angkatan Darat di Indonesia melakukan kegiatannya.

Sebagai realisasi pembentukan Kowad dikeluarkan Surat Keputusan Pangad No.1056/12/1960 tanggal 21 Desember 1960, lahirlah Corps Wanita Angkatan Darat. Meskipun Kowad disyahkan pada tanggal 21 Desember 1960, namun Hari Kowad ditetapkan pada tanggal 22 Desember. Penetapan ini dimaksudkan karena pada tanggal 22 Desember 1938 dilangsungkan Kongres Wanita Pertama yang dikenal dengan Hari Ibu.

Karena Hari Ibu adalah kehormatan bagi ibu Indonesia sebagai ibu keluarga, ibu masyarakat dan ibu bangsa maka, lahirnya Kowad diharapkan sebagai kebanggaan bagi seluruh kaum ibu.

Meski tidak bertempur di medan perang, wanita KOWAD tetap mendapat didikan dalam berbagai keahlian khusus. Adapun diantaranya, kejuruan asisten instruktur, kejuruan telegrafis, dan kejuruan sekretaris muda. Selain itu, adanya KOWAD, guna memenuhi peningkatan kebutuhan AD dari Kowari yang terus meningkat

Wanita KOWAD pun tidak hanya berlabel sarjana wanita, yang menjadi perwira wajib, untuk Angkatan Darat, tapi mereka juga disalurkan untuk kebutuhan Angkatan Kepolisian. (dats)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here