Beranda legenda Legenda Pangeran Puger Menemukan Cinta di Umbul Sari

Legenda Pangeran Puger Menemukan Cinta di Umbul Sari

0
1203

Gunung besek yang berada di Kecamatan Umbulsari, Kabupaten Jember, Jawa Timur ini, sangat erat kaitannya dengan legenda Pangeran Puger putra dari adipati Puger.

Diceritakan, Pangeran Puger yang kondang berwajah tampan ini, sangat rendah diri dan kerap mengurung diri di dalam kamarnya. Hal tersebut disebabkan karena, Pangeran Puger merasa malu akan kakinya yang pincang.

Hingga pada suatu malam ditengah kegundahannya, sang pangeran bermimpi melihat seorang gadis yang sangat cantik. Dalam mimpinya, gadis itu mengatakan namanya Dewi Sari. Kecantikan gadis tersebut, membuat hati Pangeran Puger terpikat hingga terbangun dari tidurnya, sang Pangeran kecewa bahwa itu semua hanya mimpi.

Sejak datangnya mimpi itu, pangeran Puger menjadi semakin murung dan sering termenung seorang diri hingga terkadang lupa makan dan minum. Melihat putranya yang demikian, sebagai ayahnya, Adipati Puger menjadi heran melihat sikap anak semata wayangnya itu. Dengan hati yang iba, sang Adipati akhirnya menanyakan perihal apa yang terjadi pada diri anaknya itu.

Akhirnya pangeran puger menceritakan hal mimpi dan keinginannya untuk menikahi Dewi Sari. Atas saran Sang Adipati akhirnya Pangeran puger berniat mencari sang gadis pujaannya tersebut.

Hingga suatu hari, pangeran puger berpamitan untuk berkelana mencari gadis pujaannya tersebut. Hampir seluruh pelosok desa sudah dirambah tak dipedulikan badannya yang kelelahan, kulitnya yang menghitam karena terpanggang sinar matahari, namun ia terus berjalan terpincang-pincang.

Hingga di suatu tempat, Pangeran Puger berhenti untuk beristiraharat, dibukanya bekal yang terdapat dalam besek ( tempat dari anyaman bambu ) dan ia pun makan bekalnya yang masih tersisa.

Setelah isi bekalnya habis, Pangeran Puger melemparkan besek tersebut tepat di lembah sebelah kiri ia duduk. Saat besek itu jatuh mendarat, terjadilah suatu keajaiban. Besek yang jatuh ke tanah berubah menjadi sebuah gunung kecil yang dikemudian hari gunung ini dikenal dengan nama Gunung Besek.

Baca Juga:  Asal Mula Keris Omyang Jimbe Hingga Penggandaan Kekayaan

Setelah makan, Pangeran Puger merasa kehausan, ia ingin mencari Umbul atau sumber mata air untuk diminum airnya. Pangeran Puger berjalan lagi dengan terpincang – pincang, didakinya gunung beseknya tadi. Tepat di sebelah utara gunung, tampak pepohonan yang rimbun. Ia menduga di sana pasti terdapat sumber air. Bergegaslah Pangeran Puger menuju pepohonan yang rimbun itu.

Dugaan Pangeran Puger tidaklah keliru. Tempat yang ditujunya memang benar-benar ada sumber air. Setelah mendekat ke mata air, alangkah terkejutnya sang pangeran, melihat seorang gadis sedang mengambil air di sumber air itu. Yang membuat Pangeran Puger terpana, ternyata gadis itu sama dengan Dewi Sari dalam mimpinya.

Melihat ada lelaki yang memperhatikannya, gadis itupun juga terkejut sehingga ia hendak pergi, namun segera di cegah oleh Pangeran Puger.

Pangeran Puger;Tunggu! jangan pergi dulu!”

Gadis; “Siapakah, Tuan/ Mengapa Tuan mencegah saya yang hendak pulang?” tanya gadis itu.

Pangeran Puger; “Saya sebenarnya putra Adipati Puger, penguasa wilayah ini. Namaku Pangeran Puger!”

Gadis; “Oh, maafkan hamba, Pangeran. Hamba tidak tahu kalau pangeran yang datang,“kata gadis itu sambil duduk bersimpuh di tanah.

Pangeran Puger; “Tak usahlah kamu duduk bersimpuh begitu. Berdirilah! Aku ingin tahu siapa namamu ? Tanya pangeran Puger.

Gadis; ” Hamba bernama Dewi sari, Pangeran!”

Pangeran Puger; Benarkah? kalau begitu, kaulah yang selama ini kucarai-cari. Sejak bertemu dalam mimpi, aku sudah tertarik padamu. Bagaimana kalau kamu kujadikan istriku?”

Gadis; “Hamba tidak keberatan, Pangeran. Namun, Pangeran harus melamar hamba pada orang tua hamba!”

Pangeran Puger;Baik, sekarang juga aku akan melamarmu. tapi, sebelum itu aku ingin bertanya. Apkah nama umbul atau sumber air ini?”

Baca Juga:  Kilas Bujuk Melas di Jember dan Energi Power Kinasih Jodoh

Gadis; “Belum ada namanya, Pangeran!”

Pangeran Puger; Jika demikian, aku akan memberinya nama. Tempat ini adalah tempat kenangan pertemuanku denganmu Dewi Sari. Maka, biarlah kuberi nama Umbulsari!”.

Pangeran Puger kemudian mengikuti Dewi Sari ke rumahnya guna meminang Dewi sari saat itu juga. Dewi sari lalu diajaknya kembali ke Kadipaten Puger. Mereka menikah dan menjadi saumi istri yang berbahagia.

Demikianlah cerita asal usul Gunung Besek dan Desa Umbulsari yang masuk Kecamatan Umbulsari Kabupaten Jember Jawa Timur. (dats)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here