Beranda tutorial Urutan Kabel Busi Tidak Selamanya Berputar Searah Jarum Jam

Urutan Kabel Busi Tidak Selamanya Berputar Searah Jarum Jam

0
4970

Memasang urutan kabel busi, memang menjadi hal yang bisa dianggap susah-susah gampang. Dikatakan demikian, sebab dari beberapa pengalaman, masih banyak orang yang lupa urutan memasang kembali kabel busi.

Nah, kali ini sejarah-budaya.com akan menjelaskan bagaimana cara memasang kabel busi pada mobil yang baik dan benar. Berbeda dengan sepeda motor yang hanya memiliki satu busi dan satu kabel busi. Pada mobil terdapat empat buah busi plus empat buah kabel busi. Untuk memasang kabel busi di mobil ada aturannya karna, jika salah satu kabel busi tidak terpasang sesuai urutan/aturan maka akibatnya mobil tidak akan bisa hidup.

Yaps,… langsung saja kita bahas cekidot

Yang pertama, kita harus mengetahui firing order mesin 4 tak 4 sililnder/urutan pengapian. Urutan pengapian di mesin 4 tak 4 silinder, memiliki urutan angka 1,3,4,2.

Yang kedua, kita harus mengetahui bagian depan mesin. Ciri bagian depan mesin adalah adanya cooling system (menghadap radiator) Lihat tutup distributor jika tutup distributor tertera angka 1,3,4,2 maka pasangkan saja sesuai angka yang tertera pada tutup distributor. Jika tidak ada angka yang tertera pada tutup distributor? kita lihat tanda panah searah jarum jam yang ada pada tutup distributor di belakang tanda panah itu adalah kabel busi no 1 dan seterusnya.

Adapun langkah pemasangannya sebagai berikut,

Yang pertama, pasangkan kabel busi no 1 kebusi 1/silinder no 1.
Yang kedua pasangkan kabel busi no 2 kebusi no 3/silinder no 3.
Yang ketiga pasangkan kabel busi no 3 kebusi no 4/silinder no 4.
Yang keempat dan terakhir pasangkan kabel busi no 4 kebusi no 2/silinder no 2.

Namun, ada pula jenis mobil yang berbeda nomer urutnya, terutama pada jenis-jenis mobil tua.

Baca Juga:  Tutorial Rahasia Pembuatan BATAKO Manual Dengan Mudah

Dari pengalaman kami, saat pemasangan kabel busi pada Civic Exellent 83, terjadi kejanggalan. Saat kami pasang kabel busi seperti petunjuk diatas, mobil malah tidak hidup. Akan tetapi karena penadaran, kami paksa starter al khasil, terjadi letupan pada bagian knalpot.

Untuk masalah ini, kami berusaha keras browsing di google namun, hampir rata-rata keterangannya sama seperti di atas. Sampailah pada titik putus asa yang mengharuskan kami menghubungi mekanik.

Setelah di cek perputaran top distributornya, barulah si mekanik dapat menentukan urutan kabel busi. Ternyata, sang mekanik hanya merubah putaran angka 1342 yang berputar searah jarum jam / kekanan, menjadi putaran ke kiri. Jika diurut dari putaran ke kanan maka dapat ditemukan urutan angka 1243.

Dengan urutan tersebut, mobil tua civic pun hidup dengan normal. Nah semoga saja dapat bermanfaat dan selamat mencoba. (dats)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here