Sepenggal Liku Mistis Presiden ke Dua Pertiwi Indonesia

0
108

SB – Presiden kedua Indonesia, Soeharto, adalah pria keturunan Jawa yang berusaha menyerap budaya leluhur dan menjadikan hal itu sebagai pedoman selama masa hidupnya.

Sebagai Presiden ke dua di pertiwi ini, beliau tidak bisa dijauhkan dengan hal-hal yang berbau mistis.

Semasa hidupnya Soeharto merupakan sosok yang penuh laku prihatin dan selalu selamat dan sukses di dalam menjalani kehidupan di kala itu.
Dalam keyakinan kultur Jawa, orang yang demikian diyakini mempunyai ‘prewangan’
Bantuan dari dunia lain (ghaib)

Selain itu, sejak berusia muda beliau cukup dikenal sering melakukan puasa Senin-Kamis dan laku ritual yang lain.

Kaweruh jiwo dari Ki Ageng Suryomentaram acap ia jadikan jargon. Bahkan, ia mengidolakan tokoh wayang Semar yang mewakili rakyat jelata namun disegani para kesatria dan dewa.

Menurut sejarah, Soeharto mempunyai banyak sekali pusaka. Konon, sebanyak 2000 pusaka yang  beliau miliki. Mulai dari keris Keluk Kemukus dan yang  lainya yang membuat pemiliknya selamat menghadapi rintangan apapun yang ada di hadapanya. Konon, barang siapa yang memiliki keris dhapur Keluk Kemukus bisa memiliki kemampuan untuk menghilang.

Malah, beliau  juga memboyong topeng Gajah Mada dari Bali, gong keramat dan Sejumlah Keris Pusaka Keraton Surakarta yang terpaksa dikembalikan karena Surakarta dilanda banjir bandang.

Selain itu, Suharto juga diyakini memiliki ilmu Welut Putih dan ajian segoro macan yang kabarnya ilmu tersebut dapat meloloskannya dari berbagai kemelut permasalahan yang timbul dari berbagai lawan politiknya.

Tak hanya itu, sosok yang memimpin Indonesia selama 32 tahun itu juga dipercaya memiliki ratusan paranormal.

Paranormal tersebut memiliki tugas untuk membentengi kekuasaan Soeharto dan memberikan nasihat spiritual serta penerawangan gaib.

Pergunjingan soal sisi mistis Soeharto mendadak mencuat seusai sang istri, Siti Hartinah atau Ibu Tien meninggal dunia. Banyak diyakini tokoh spiritual bahwa Ibu Tien merupakan simbol dari kejayaan suaminya itu. (Luks)

Tinggalkan Balasan